Kamis, 07 Mei 2015
ANAKKU TERLAMBAT BICARA
Pengalaman adalah hal terpenting dalam hidup kita. Apalagi ketika mengikuti perjalanan tumbuh kembang anak-anak kita. Sebagai seorang ibu, apapun yang terjadi dengan anak kita tentu akan menyebabkan kekhawatiran sendiri. Begitu juga saya.
Usia umar anak pertama sudah 2 tahun saat itu, tapi dia blm juga bisa mengucapkan 10 kata tunggal. Ketika konsul kesalah satu dr,anak , dia menganjurkan untuk terapi di salah satu special kids di kotaku duri.
Lalu saya membawa umar kesana, berharap setidaknya kosa kata nya akan semakin bertambah. sewaktu assesment/penilaian awal, umar dikatakan mengalami speech delay. Agak geli juga mendengar kata itu, karena tidak lain kalau diartikan memang keterlambatan bicara. hehehhe
Teman-teman disekeliling juga sudah menyalahkan karena mungkin saya kurang mengajak anak berinteraksi. Sedih juga dikatakan seperti itu. Tapi saya bukanlah orang yang pendiam, saya tergolong cerewet yang kalau berinteraksi dengan anak penuh dengan nyanyian dan lain sebagainya. Tapi yah saya terima saja, setidaknya untuk memperbaiki diri agar interaksi dengan umar lebih semakin sering.
Seiring jalannya proses terapi, saat itu duri kedatangan dr,Purboyo Solek dari Bandung. Seorang dokter yang khusus menangani tumbuh kembang anak. Alhamdulillah saya diajak teman pemilik special kids tempat umar terapi. Terima kasih kk neneng feriana.
Acaranya sangat bagus sekali, tapi sayang tidak semua bisa berkonsultasi tentang anaknya karena antusias peserta yang begitu besar sehingga waktu yang tidak cukup untuk berkonsultasi. Begitu juga denganku yang tidak mendapat kesempatan itu. Lagi-lagi terima kasih kk neneng, yang menunjukkan jalan bertemu dengan seorang dokter anak yang menjadi panitia acara itu sehingga saya bisa konsultasi dengan dr.Purboyo walaupun harus ke RS EKA HOSPITAL di Pekanbaru.
Berkonsultasi dengan dr.Purboyo Solek walaupun cuma sebentar karena banyaknya pasien lain yang menanti, cukup memberikan ilmu buat saya dengan diagnosa anak saya yang terlambat bicara dengan gangguan bahasa ekspresif.
Gangguan bahasa ekspresif adalah gangguan bahasa dengan anak keterlambatan bicara dimana dia paham dengan apa yang kita instruksikan, tapi dia tidak mampu mengungkapkan lewat bahasa verbal nya. Nah, gangguan bahasa ini ketika si anak sudah menginjak usia diatas 3 tahun, akan baik dengan sendirinya asalkan terus dimonitor dan diransang agar tidak mengarah ke disleksia(sebuah kondisi di mana anak mengalami kesulitan belajar spesifik yang berkaitan dengan penggunaan keterampilan dasar seperti membaca, mengeja, dan menulis). Nah yang diperlukan disini cuma terapi wicara. Berbeda dengan gangguan bahasa reseptif, dimana si anak tidak mengerti dengan yang kita instruksikan dan dia pasti mengalami gangguan bahasa ekspresif juga sehingga juga tidak mampu untuk mengatakan secara verbal. inilah yang kita takuti dan perlu pengujian lebih lanjut apakah harus periksa pendengaran, gangguan otal dsb nya. Itulah sekilas hasil diskusiku dengan dr.Purboyo.
alhamdulillah, cukup puas dengan hasil diskusi, saya harus berbenah diri menetapkan langkah apalagi buat si buah hati. Sambil terapi, sambil saya terus amati perkembangan umar dan lebih sering membawanya keluar rumah. Dan satu lagi pelajaran yang saya dapat, ketika anak kedua saya nisa hendak menginjak usia 1 tahun, dia sudah bs menjulurkan lidah, meniup lilin sendangkan umar yang saat itu sudah 2,10 bln masih susah melakukannya. Berarti 1 kekurangan anak saya yaitu kelemahan otot oral motoriknya. Jadi jika bunda memiliki anak keterlambatan bicara, jangan lupa menilai kekuatan oral motorik si anak dengan memberikan ransangan meniup lilin, menjulurkan lidah atau meniup peluit. Itu juga hal yang saya dapat dari guru motorik umar
Ketika usia umar 2 thn 11 bulan, alhamdulillah dia tahu angka sampe 100, huruf a-z dan huruf hijaiyah. Alhamdulillah, cukup senang hati saya. Yang penting bagi kita seorang ibu, terus monitor anak kita dengan kasih sayang dan jangan lupa berdoa dengan ALLAH SWT.
umar, nisa dan abi nya. Semoga orang yang kusayangi ini selalu dilimpahi kesehatan dan keberkahan. Aaamiin...
Langganan:
Posting Komentar (Atom)


Tidak ada komentar:
Posting Komentar